dan perabot tetap rapi dan berfungsi dengan baik. Selain itu, ia juga
harus mengatur kebersihan gedung, toilet, dan keteraturan tempat
parkir. Ketika ada jemaat yang kurang sabar karena kesulitan
parkir, ia dicari untuk dicaci. Hampir tak ada orang menghargai
sumbangsihnya, meskipun ibadah nyaris selalu berjalan baik dan
lancar. Terlepas dari perlakuan jemaat, ia tetap setia dan sabar
melaksanakan tugasnya.
dipandang oleh manusia. Inilah keunikan Tuhan yang kerap kali
memilih orang kecil dan kurang berarti untuk melaksanakan
kehendak-Nya (lihat 1 Korintus 1:27). Di balik mukjizat
penyembuhan Tuhan atas diri Naaman, ada jasa seorang gadis kecil
yang tak dikenal namanya. Ia hanyalah tawanan yang diperhamba
oleh orang Aram, musuh bangsanya. Namun, iman dan kasihnya
menggerakkan Naaman yang sakit kusta untuk mencari
kesembuhan lewat nabi Tuhan, Elisa. Naaman bahkan kemudian
bertekad untuk menyembah hanya kepada Allah Israel (2 Raja-raja
5:17).
sederhana dapat dipakai untuk melakukan pekerjaan Tuhan. Yang
dituntut dari kita adalah ketaatan dan kerendahan hati. Ketaatan
kita dapat menjadi sarana di tangan Tuhan untuk menggenapi
kehendak-Nya. Tidak penting siapa yang memperoleh
penghargaan. Yang penting Tuhan dikenal dan dimuliakan. Itulah
tujuan dari pekerjaan pelayanan perorangan (Roma 1:16-17).