Memberi itu sama dengan menerima. Tidak logis tetapi
benar. Mungkin kita tidak pernah pikirkan dan sadari bahwa
sebenarnya ketika kita melakukan sesuatu maka kita sedang
lakukan itu untuk dirinya sendiri. Jadi ketika Anda memberi
pengetahuan tentang kebenaran yang menyelamatkan mengenai
Yesus (BERSAKSI) kepada orang lain maka pada dasarnya Anda
sedang menyampaiakan kabar keselamatan itu kepada diri Anda
sendiri.
Dan setiap keinginan dan kerinduan untuk menginjil
datangnya dari Tuhan atau dengan kata lain semua itu terjadi
karena pengaruh Roh Kudus dalam kehidupan anda dan saya,
selanjutnya ketika kita melakukannya dengan tulus ikhlas maka
hasilnya adalah dahsyat bukan bagi mereka yang mendengar tetapi
bagi diri anda sendiri.
Seperti banyak cerita ajaib tentang penginjilan, ketika Anda
menginjil dengan ikhlas maka justru Andalah yang akan menerima
kembali dalam jumlah berlipat ganda - Pengkhotbah 11:1 Lempar
kanlah rotimu ke air, maka engkau akan mendapatnya kembali lama
setelah itu.
Sama seperti sudara dan saya tidak dapat melihat hukum
gravitasi dengan mata telanjang, tetapi kita dapat melihat dengan
mata sendiri bahwa semua benda yang jatuh dari atas akan selalu
jatuh kebawah, contohnya ketika kita memetik kelapa maka kelapa
kelapa itu akan jatuh ke tanah. Seperti itulah hukum "memberi
sama dengan hukum menerima".
Yang perlu anda dan saya lakukan adalah menginjil dan
menginjil, sebab pertobatan adalah pekerjaan Roh Kudus, yang
harus kita ingat adalah ketika kita menginjil maka kita sedang
menginjil diri sendiri, ketika kita melihat orang-orang bertobat dari
kehidupan yang berdosa maka pada saat yang sama kita juga
bertobat seperti mereka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar