Pagi itu klinik di tempat saya bekerja sangat sibuk. Sekitar pukul 09.30 seorang pria berusia 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu jarinya. Saya menyiapkan berkasnya dan memintanya untuk menunggu sebentar, karena pagi itu semua dokter masih sibuk. Mungkin ia baru dapat dilayani setidaknya 1 jam lagi. Ketika menunggu, pria tua itu nampak gelisah, sebentarsebentar ia melirik ke jam tangannya. Sepertinya ia harus buruburu.
Karena merasa kasihan, ketika sudah tidak terlalu sibuk, saya sempatkan untuk memeriksa lukanya dan nampaknya cukup baik dan sudah mengering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter, saya putuskan untuk melakukannya sendiri. Sambil menangani lukanya, saya bertanya apakah dia punya janji lain hingga tampak terburu-buru, Lelaki tua itu menjawab bahwa ia hendak ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya, seperti yang selama ini dilakukannya setiap hari. Ia menceritakan bahwa istrinya sudah lama dirawat di sana karena mengidap penyakit ALZHEIMER.
Lalu saya bertanya apakah istrinya akan marah kalau dia datang terlambat ? Ia menjawab bahwa istrinya sudah tidak lagi dapat mangenalinya sejak 5 tahun terakhir. Saya sangat terkejut dan berkata: Bapak masih pergi ke sana setiap hari walaupun istri Bapak tidak kenal lagi?“ Ia tersenyum sambil tangannya menepuk tangan saya dan berkata, "Istri saya memang tidak mengenali saya lagi, tetapi saya masih mengenali dia, kan?"
Cerita diatas bisa mengharukan dan menyedihkan, bahkan Sebagian dari kita akan meneteskan air mati, manusia saja dapat memperagakan cinta yang begitu tulus. Namun Alkitab memiliki cerita yang lebih mengharukah dalam buku Yesaya.
Yesaya 49:15 “Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.”Mungkin kita dianiaya kita sudah meninggalkan Tuhan, mungkin kita diejek kita langsung meninggalkan Tuhan, Kembali nabi Yesaya mengatakan:
Yesaya 65:1 “Aku telah berkenan memberi petunjuk kepada orang yang tidak menanyakan Aku; Aku telah berkenan ditemukan oleh orang yang tidak mencari Aku. Aku telah berkata: "Ini Aku, ini Aku!" kepada bangsa yang tidak memanggil nama-Ku.
Tuhan Yesus memberkati kita sekalian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar