Dalam 2 Raja-raja 5 : 1-25 Naaman, seorang pahlawan, panglima perang kerajaan Aram yang kena penyakit kusta. TUHAN, Allah Israel akhirnya memberi kesembuhan bagi Naaman. TUHAN memakai banyak orang untuk memberikan kesembuhan itu, seperti: seorang anak perempuan tawanan yang menjadi pelayan di rumah Naaman, isteri Naaman, Raja Aram, Raja Israel, Elisa, Gehazi (Pembantu Elisa) dan pegawai-pegawai Naaman. Tuhan bisa bekerja melalui siapa saja dalam memberitakan Injil atau kasih Allah kepada orang-orang yang sedang dalam kesulitan hidup: Penyakit, Perceraian, Ekonomi dan sebagainya.
Sekalipun kedudukan Raja Aram tinggi namun ia masih memperhatikan permasalahan orang-orang yang ada dibawahnya. Ini merupakan tipe pemimpin yang bijaksana yang tidak hanya mementingkan kepentingannya sendiri, bisa saja Raja Aram mengangkat orang lain menjadi panglimanya untuk menggantikan Naaman namun hal ini tidak dilakukannya.
Setelah Raja Aram bersurat kepada Raja Israel untuk menolong Naaman dan membaca surat yang dikirim, maka Raja Israel mengoyakkan pakaiannya untuk membuktikan bahwa dia tidak layak untuk menyembuhkan Naaman dari penyakit yang sedang dideritanya, dan Raja Israel menyadari bahwa hanya TUHAN saja yang dapat mengangkat penyakit ini. Raja Israel mengakui bahwa kekuasaan TUHAN mutlak dan tidak dapat disamakan dengan kekuasaannya sebagai raja. Pada awalnya, Naaman tidak percaya Tuhan Allah berkuasa memulihkan hidupnya hanya dengan cara mandi di sungai Yordan, sekarang Naaman mengerti bahwa Tuhan Allah mampu memulihkan hidupnya dengan cara yang menurutnya tidak masuk akal, dan Naaman bersaksi: “sekarang aku tahu, bahwa di seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel.” Terpujilah Tuhan.
Melalui kisah ini kita ddapat mengetahui bahwa sesungguhnya: Pertama, Tuhan dapat memakai siapa-pun tanpa memandang kedudukan atau profesi baik yang rendah maupun yang tinggi, dan profesi kita tidak menjadi penghalang untuk melayani dalam PEMBERITAAN INJIL, dan melalui profesi kita, TUHAN membuka jalan untuk membawa orang lain percaya kepadaNya. Kedua, Pahlawan bagi Allah adalah pribadi-pribadi yang mau memberitakan nama-NYA melalui kehidupan kita, dimanapun dan kapanpun kita berada.
Sudahkah kita peka terhadap orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan perhatian, pertolongan, kepastian dalam keselamatan hidup melalui pemberitaan Injil Kristus karena mereka adalah orang-orang yang juga butuh diselamatkan seperti kita yang sudah diselamatkan karena percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat Yang Hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar