Tugas panggilan untuk memberitakan Injil, kabar baik dalam Kristus tentang pertobatan dan pengampunan dosa dipercayakan oleh Tuhan kepada setiap kita, yaitu orang-orang yang percaya kepada-Nya dan mengikut Dia. Tugas panggilan itu melekat pada diri kita, pertama-tama karena kita sendiri sudah mengalami bagaimana kabar baik itu mengubah hidup kita, membebaskan dan melepaskan kita dari belenggu dosa, membawa kita pada kehidupan baru bersama Kristus dan di dalam Kristus. Kita dipanggil dan ditetapkan Kristus menjadi saksi-Nya (Lukas 24:48) dan Ia telah memperlengkapi kita dengan kuasa-Nya (Kisah 1:8), sehingga tugas panggilan itu adalah tugas yang memungkinkan (possible) untuk kita lakukan.
Perintah itu diberikan Tuhan sebagai sebuah ketetapan, celakalah kita jika kita tidak melakukannya, karena itu berarti kita tidak taat pada Tuhan dan kita akan berhutang pada orang-orang yang seharusnya dapat diselamatkan hidupnya melalui berita Injil yang kita sampaikan, tetapi menjadi binasa karena kita tidak melakukan apa yang menjadi tugas panggilan kita.
Pemberitaan itu adalah sebuah keharusan. Jika kita telah menyelesaikan semua tugas panggilan itu, biarlah masing-masing kita berkata kepada Tuhan, “Kami ini hanyalah hamba-hamba yang tidak berguna, kami hanya melakukan apa yang memang sudah seharusnya kami lakukan.” Kita boleh bersukacita bahwa dalam hidup kita yang sementara, kita boleh dipakai Tuhan menjadi rekan kerja-Nya, menyampaikan berita keselamatan kepada semua orang yang kita jumpai dalam hidup kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar