Orang Kristen yang mengasihi TUHAN dan berhasrat untuk menginjil harus mengawali pelayanannya dengan memperhatikan tanggung jawabnya untuk hadir di tengah masyarakat. Orang Kristen harus dengan sengaja hadir sebagai garam dan terang, dengan kehidupan moral, serta sosial yang baik sehingga ia dapat diterima. Hiduplah sebagai orang Kristen yang “saleh”, sehingga ia diterima baik oleh orang disekitarnya. Hal ini harus dilakukan dengan penuh kesadaran dimanapun kita berada.
Setiap orang Kristen yang telah mengupayakan langkah di atas, harus memastikan bahwa ia telah “membangun hubungan baik” dengan setiap orang sehingga ia diterima dan diakui sebagai warga masyarakat. Setelah orang Kristen memastikan bahwa ia telah diterima dan diakui, maka ia harus senantiasa mencari jalan yang mengarah kepada upaya memberitakan Injil Tuhan Yesus Kristus. Pemberita Injil yang ingin berhasil dituntut memainkan peranan sebagai seorang pemusik. Sebagai seorang pemusik, kita harus mau mendengarkan secara lebih hati-hati serta menemukan nada-nada sumbang yang dinyanyikan orang kepada kita.
Percakapan yang baik dimulai dari mendengarkan dengan baik. Sebelum Anda menjelaskan Injil kepada mereka, ada baiknya (sangat disarankan) Anda terlebih dulu menjadi pendengar yang baik bagi mereka. Tingkatkan ketrampilan mendengar Anda dengan memberikan kesempatan bagi orang lain untuk memunculkan sendiri apa yang ada di hati dan pikiran mereka, daripada kita yang mengungkap dan menyatakannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar