Tugas pemberitaan Injil adalah tugas semua orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Kita bukan hanya menjadi jemaat yang aktif beribadah di gereja setiap hari Sabat. Namun kita juga harus memberitakan Injil kepada orang yang belum percaya kepada Kristus. Pemberitaan Injil adalah tugas yang tidak bisa ditawar. Itu merupakan kewajiban dari setiap orang yang telah mengikatkan dirinya dalam persekutuan dengan tubuh Kristus. Dalam 1 Korintus 9:16, rasul Paulus dengan tegas dan lantang berkata: “Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil”. Landasan pemberitaan Injil bagi orang Kristen adalah::
1. Orang percaya diperintahkan untuk memberitakan Injil. Setiap orang percaya mempunyai kewajiban untuk memberitakan Injil (Kisah 10:42;16:10; 1 Korintus 1:21)
2. Pemberitaan Injil disampaikan kepada segala bangsa dan juga kepada orang-orang yang menolaknya. Hal ini berarti bahwa tugas kita adalah memberitakan Injil, entah diterima atau ditolak, tetap penginjilan harus dilakukan (Matius 24:14; 2 Tesalonika 2:10).
3. Pemberitaan Injil dilakukan dengan berbagai cara. Ada strategi yang perlu dilakukan supaya penginjilan kita efektif yaitu dengan cara bisa beradaptasi dengan orang yang kita Injili ( 1 Korintus 9:19-23)
4. Orang-orang perlu dipersiapkan dan diutus untuk memberitakan Injil (Roma 10:25)
Sudah merupakan kewajiban dan tanggungjawab dari setiap
orang yang telah percaya pada Yesus untuk mewartakan Injil
kepada setiap orang, baik melalui perkataan maupun perbuatan
atau cara hidup kita, karena pewartaan Injil itu adalah amanat
agung dari Tuhan Yesus Kristus ( Matius 28:18-20). Penginjilan
akan lebih bermanfaat jika orang yang kita Injili dan dan
dimenangkan dapat memahami apa kehendak Tuhan dalam
dirinya. Kita harus memberitakan Injil, sebab dengan menjadi
pemberita Injil, kita telah menjadi mitra kerja Allah. Carilah jiwa
bagi Tuhan, karena satu orang diselamatkan, maka akan ada
sukacita di Sorga dan para malaikat bersorak-sorai (Lukas 15:7-
10).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar